Anak Persimpangan Jalan

Auto Date Friday, March 5th, 2010

Melintasi jalanan kota Denpasar malam ini, sepertinya pingin cepat-cepat sampai dirumah, mandi dan segera tidur. Lelah teramat sangat hari ini. Perjalanan pulang terhenti oleh lampu merah di jalan Imam Bonjol. Siang tadi melintas dijalanan yang sama dan saya melihat beberapa anak kecil yang usianya mungkin belum genap 6 tahun, menjulurkan tangan meminta belas kasihan dari pengendara yang kebetulan harus berhenti dikarenakan lampu lalulintas. Malam inipun saya melihat mereka, rasa iba muncul, saya sodorkan sebungkus roti kepada anak yang menghampiri. dan tiba-tiba seorang anak berlari mendekat, saya kembali menyodorkan sebungkus roti yang lain ke anak.

Memilih memberikan sebungkus roti ketimbang uang walau mungkin nilainya sama, namun saya merasa si anaklah yang akan menikmati roti tersebut, dan saya tidak ikut andil untuk mengajari dan membiasakan si anak untuk menjadi seorang pengemis di jalanan. Ini artinya saya akan selalu menyiapkan roti untuk dibagikan ke anak jalanan.

Salam,

7 Responses to “Anak Persimpangan Jalan”

      Komentar dari wi3nd :
      March 8th, 2010 jam 8:19 am

      owwhh..
      9ituh yah

      baiklah,akan daku rubah..

      akan aku siapkan roti ato coklat ditasku mule sekaran9,trimakasi bli ^_^


      Komentar dari Alfred :
      March 22nd, 2010 jam 6:47 am

      wah nice idea tuh bro…^_^ memang terkadang bingung, dihadapkan pada dilema antara memberi atau tidak memberi. Kalau memberi, koq rasanya seperti mengajarkan mereka mengemis dan membenerkan tindakan mereka tsb. Kalau tidak diberi, koq hati nurani ini menjerit. Kalau memberi permen, rasanya koq kurang afdol. Nah Ide substitusi dengan roti ini saya rasa sepadan hehe. Thanks for sharing bro^_^
      salam kenal
      Alfred, dari dps juga nih

      (artha)salam kenal


    0Trackbacks/Pingbacks

       


Tinggalkan Komentar Anda

Academics Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Made Artha

Create Your Badge

isikan email saudara :

disajikan oleh FeedBurner